Hati Hati iPhone Tidak Resmi dengan IMEI Bodong Banyak Dijual😱😱

Allverta Tekno Di pasaran saat ini, ada beberapa jenis iPhone yang dijual dengan berbagai macam kondisi. Salah satunya adalah iPhone dengan kondisi IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang tidak terdaftar di database pemerintah.

iPhone IMEI bodong tersebut banyak dijual di marketplace dengan sebutan “iPhone ex-inter all operator”. Sesuai sebutannya, “iPhone ex-inter” adalah iPhone bekas yang berasal dari luar negeri, bukan dari distributor resmi di Indonesia seperti iBox atau Digimap.

Kemudian, disebut “all operator” karena iPhone dengan kondisi itu masih bisa mengakses jaringan dari semua kartu operator seluler di Indonesia, padahal nomor IMEI tak terdaftar di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) atau Direktorat Jenderal Bea Cukai (Bea Cukai).

Baca Juga : Kandidat Astronot Disabilitas Pertama di Dunia Bernama John McFall

Sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2020, perangkat telekomunikasi, termasuk iPhone, yang IMEI-nya tak terdaftar di database pemerintah bakal mendapat pembatasan akses jaringan seluler dari operator.

Aturan tersebut tampaknya belum mampu menurunkan jumlah peredaran iPhone IMEI bodong atau iPhone ex-inter all operator. KompasTekno mencoba menelusuri langsung bagaimana kondisi pasar iPhone ex-inter di wilayah Yogyakarta.

Di Kota Pelajar ini, penjual iPhone IMEI bodong lebih mudah ditemui ketimbang toko yang menjual iPhone resmi atau yang terdaftar di database pemerintah. Salah satu penjual iPhone bernama Ridlo mengakui hal tersebut.

Baca Juga : Dokumen Rahasia Sony Terungkap, Isinya Bocoran Soal PlayStation 6

Penjual iPhone ex-inter lebih banyak ketimbang resmi

Ridlo merupakan penjual iPhone bekas. Namun, tokonya hanya khusus menjual model resmi. Ridlo mengatakan, di Yogyakarta hanya sedikit toko yang secara khusus menjual iPhone bekas resmi.

Saat mengunjungi Ridlo di tokonya yang berada di daerah Mantrijeron, Yogyakarta, dia mengaku selama sekitar empat tahun berjualan iPhone, tidak pernah menjajakan barang dari luar negeri dengan kondisi IMEI tak terdaftar.

iPhone dagangannya bersumber dari iBox semua, baik yang masih dalam kondisi baru bersegel maupun yang sudah terpakai. Menurut Ridlo, di Yogyakarta, tak banyak toko yang menjajakan iPhone resmi seperti dirinya.

“Toko-toko iPhone di jogja 90 persen jualannya inter (iPhone Ex-Inter), cuma 10 persen yang jualan iBox (iPhone dari iBox). Bahkan ada yang enggak menyetok (iPhone dari) iBox sama sekali,” kata Ridlo Dilansir Dari Kompas.com

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *